Ketahui 5 Gejala Virus Omicron

Gejala varian Omicron

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan, varian B.1.1.529 atau Omicron sebagai variant of concern atau VoC. Untuk diketahui, VoC adalah varian virus corona yang menyebabkan peningkatan penularan dan kematian, bahkan dapat memengaruhi efektivitas vaksin Covid-19.

1. Sakit kepala

Menurut studi yang diterbitkan di Journal of Headaches and Pains, sakit kepala merupakan salah satu gejala Covid-19. Peneliti menemukan gejala ini cenderung bertahan selama tiga hari atau lebih, di mana pasien merasa nyeri sedang hingga parah di kedua sisi kepala meski telah meminum obat. “Covid-19 mungkin virus yang secara langsung memengaruhi otak. Atau bisa juga karena sakit, seperti dehidrasi atau kelaparan karena tidak makan dan minum secara normal,” ujar profesional kesehatan dari Zoe Covid Symptom Study (aplikasi yang mempelajari gejala Covid-19).

2. Nyeri di seluruh tubuh

Berbagai keluhan nyeri dilaporkan dalam salah satu penelitian terhadap pasien Covid-19 yang dilakukan di Indonesia. Para peneliti mencatat gejala Covid-19 yang dirasakan responden antara lain nyeri otot, nyeri sendi, sakit perut, hingga nyeri pada testis. "Nyeri otot ini menghentikan mereka dari melakukan tugas sehari-hari," ungkap penulis studi. Baca juga: 5 Fakta Varian Omicron yang Sudah Masuk ke Indonesia Lihat Foto Ilustrasi varian Omicron (B.1.1.529). Dokter di Afrika Selatan yang pertama kali menyadari ada varian baru Covid-19 mengatakan, gejala varian Omicron sangat ringan seperti infeksi virus umumnya. Nama untuk varian Omicron, diambil WHO dari huruf ke-15 dalam alfabet Yunani.(SHUTTERSTOCK/natatravel)

3. Kelelahan

Sebuah studi menemukan, bahwa kelelahan adalah gejala yang sangat umum dalam kasus Long Covid-19. Para peneliti menggambarkannya pasien yang bergejala parah menunjukkan tanda kelelahan fisik dan mental. Seperti yang sudah kita tahu, kelelahan fisik dapat memengaruhi aktivitas sehari-hari. Seseorang dengan kelelahan fisik akibat terpapar Covid-19 mungkin merasa sulit secara fisik untuk melakukan hal yang biasanya dilakukan. Sedangkan kelelahan mental adalah kondisi medis ketika seseorang merasa lelah secara emosional, yang mengganggu fungsi kognitif hingga produktifitas. Baca juga: Varian Omicron Sudah Masuk ke Indonesia, Ini Jenis Masker yang Disarankan Ahli

4. Pilek

Selain itu, pilek juga disebut sebagai salah satu gejala Covid-19, termasuk yang disebabkan varian Omicron. Sementara, studi yang dilakukan Zoe Covid, melaporkan bahwa hampir 60 persen orang positif corona disertai anosmia juga merasakan pilek. “Pilek dan sakit kepala adalah gejala dari banyak infeksi, tetapi mungkin juga merupakan gejala pertama Covid,” jelas profesor epidemiologi dan kesehatan di University College London Irene Petersen.

5. Sakit dan gatal di tenggorokan

Sebuah penelitian di Mesir menunjukkan, bahwa sakit tenggorokan adalah gejala umum dari infeksi virus corona. Para ahli mengamati 120 orang yang terinfeksi Covid-19, kemudian melaporkan bahwa 30 persen dari mereka merasakan sakit tenggorokan. Data dari aplikasi Zoe Covid menemukan sakit tenggorokan umumnya dilaporkan pada orang dewasa berusia antara 18 hingga 65 tahun, dan cenderung menjadi gejala ringan yang biasanya berlangsung selama 5 hari. Dr Coetzee yang pertama kali mengidentifikasi varian Omicron di Afrika Selatan mengatakan, banyak pasien yang telah terpapar varian virus baru ini mengalami gatal aneh di tenggorokan. Hal ini mungkin akan menyebabkan iritasi dan nyeri saat menelan makanan.

 

Source : kompas.com