Source Image : Inri Angreini.wordpress

 

Saat ini mayoritas klinik terlihat belum menerapkan sistem Elektronik kesehatan (E-Klinik) untuk meningkatkan kualitas layanannya. Sesuai dengan tuntutan layanan kesehatan, sebuah klinik dinilai perlu untuk mengintegrasikan sistem online, termasuk dengan telah dimulainya era BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) yang bersifat nasional.

Itulah mengapa kita membutuhkan migrasi data menggunakan E-Klinik, karena tanpa data yang terintegrasi terutama pengelolaan data Rumah Sakit yang sangat besar baik data medik pasien maupun data-data administrasi yang dimiliki oleh rumah Sakit sehingga mengakibatkan :

  1. Redudansi Data, pencatatan data yang berulang-ulang menyebabkan duplikasi data sehingga kapasitas yang di perlukan membengkak dan pelayanan menjadi lambat.
  2. Tidak ter-integrasinya Data, penyimpanan data yang tidak terpusat menyebabkan data tidak sinkron, informasi pada masing-masing bagian mempunyai asumsi yang berbeda-beda.
  3. Human Error, proses pencatatan yang dilakukan secara manual menyebabkan terjadinya kesalahan pencatatan yang semakin besar dan tidak singkron dari unit satu ke yang lainya serta akan menimbulkan terjadinya perubahan data yang tidak di sengaja.
  4. Terlambatnya Informasi, fokus kerja petugas yang terbagi (melayani pasien, mencatat, melakukan pemeriksaan) membuat kerja mereka tidak akurat, tidak efisian serta menyebabkan informasi menjadi terlambat dan tidak terstruktur pada tiap unit-unitnya.
  5. Resiko data hilang, salah satu ciri rumah sakit atau klinik umumnya menggunakan kertas untuk mencatat rekam medis pasien, padahal kita tahu umur kertas tidaklah lama. Resiko hilangnya data menjadi lebih besar karena misalnya kertas habis dimakan oleh serangga, belum lagi jika daerah rumah sakit rawan bencana atau kebakaran, bisa jadi rekam medis pasien hilang.

Dengan manajemen sistem Informasi kesehatan yang baik maka akan membuat masyarakat tidak lagi bingung dengan semua permasalahan kesehatan. Dan mau membawa keluarga nya berobat dengan mudah tidak lagi pada pelayanan rumit yang membuat masyarakat enggan membawa anggota keluarganya berobat. Dengan maraknya perkembangan media dan teknologi sudah merupakan tuntutan terhadap masyarakat dan khususnya pada mahasiswa untuk melek akan kemajuan teknologi serta inovasi terhadap sistem informasi kesehatan Indonesia.

Kategori: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *