Source image : FK. UGM – Universitas Gadjah Mada

 

Sistem Informasi Kesehatan merupakan  gabungan perangkat dan prosedur yang digunakan untuk mengelola siklus informasi klinik kesehatan, serta mendukung manajemen pelaksanaan dalam perencanaan dan pemantauan kinerja sistem kesehatan. Informasi kesehatan selalu diperlukan dalam pengembangan program mulai dari analisis situasi, penentuan prioritas, pembuatan alternatif solusi, pelaksanaan dan pemantauan hingga proses evaluasi.

Belum terintegrasinya sistem menyulitkan bagi pihak klinik untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pasien. Banyaknya fasilitas kesehatan yang tersedia membutuhkan manajemen koordinasi yang sanggup meningkatkan efisiensi komunikasi dan informasi, tanpa menggunakan sistem berintegrasi online proses yang lama pada tiap unitnya akan memakan waktu yang lama misal (proses pendaftaran akan memakan waktu cukup lama bagi pasien karena harus mendatangi beberapa tempat. Belum lagi berkas rekam medis yang harus dibawa oleh pasien sebagai informasi yang akan diserahkan kepada dokter untuk di temui).

Bayangkan pada waktu tertentu, jumlah pasien yang berobat sangat banyak dan mengakibatkan antrian yang cukup panjang sehingga memberikan kesan tidak nyaman kepada pasien lainnya. Hal ini termasuk ketika pasien mengakses fasilitas layanan lainnya seperti laboratorium dan apotik, itulah mengapa kita membutuhkan sebuah sistem yang mampu meng-integrasikan semua data secara terstruktur, menurut World Health Organization( WHO ) menilai bahwa investasi sistem informasi kesehatan mempunyai beberapa manfaat antara lain :

  1. Memudahkan setiap pasien dalam pengobatan maupun administrasi
  2. Semua kegiatan terkontrol dan ter-integrasi dengan baik
  3. Pendataan setiap pasien menjadi lebih baik, dan memperkecil kemungkinan data ganda.
  4. Resiko hilangnya data menjadi minim, karena semua sudah tersimpan pada database sistem informasi kesehatan.
  5. Terciptanya pengorganisasian dan tata kerja pengelolaan data/informasi dan atau tersedianya tenaga fungsional pengelola data / informasi yang terampil di seluruh tingkat administrasi.
  6. Informasi kesehatan di seluruh tingkat administrasi menjadi teratur, tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan dan atau atas permintaan dari pengguna data / informasi.
  7. Tersedianya dukungan teknis dan sumber daya yang memadai serta pemantapan dan pengembangan otomasi pengolahan data di seluruh tingkat administrasi.

Itulah mengapa kita perlu menggunakan sebuah sistem yang terintegrasi untuk  meningkatkan performa bisnis klinik anda seperti E-Klinik, E-klinik akan membantu serta memberikan solusi terkait masalah yang ada seperti di atas, jadi tidak ada salahnya menginvestasikan sebagian uang kita agar manajemen terhadap klinik kita menjadi lebih bak dari sebelumnya. Manfaat ini penting untuk dipertimbangkan sebab hal ini pastinya dapat meningkatkan produktivitas, sehingga layanan kesehatan dapat diberikan secara lebih optimal.

Kategori: Uncategorized

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *